Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui subholdingnya PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) mencatat kinerja positif untuk pemanduan dan penundaan, serta penyediaan jasa utilitas untuk listrik dan air.
"Ini sejalan dengan visi SPJM sebagai Service and Operational Provider, terus diwujudkan dalam layanan ke seluruh 'stakeholder'," kata Direktur SDM dan Umum PT Pelindo Jasa Maritim, Rachmat Prayogi dalam keterangan pers di Makassar, Selasa.
Kinerja positif itu didukung dengan kehadiran program Phinnisi yang telah sukses diimplementasikan di 33 cabang pelabuhan. Karena itu, diharapkan kinerja perusahaan dapat terus melaju.
Kinerja SPJM yang bergerak positif itu memberikan layanan marine, peralatan (equipments) dan jasa utilitas (port services atau port utilities) atau biasa disingkat dengan MEPS dengan catatan kinerja yang baik untuk pemanduan dan penundaan.
Rachmat mengatakan hingga November 2023 kinerja pemanduan yang dilakukan oleh SPJM Group mencapai 376.168 gerakan atau naik 911,61 persen dibanding pencapaian Januari - November 2022.
Baca juga: SPJM kelola lima klaster bisnis Pelindo
Baca juga: Pelindo lakukan pergantian Direktur Strategi dan Komersial SPJM
Sedangkan kinerja penundaan sampai dengan November 2023 mencapai 4,4 juta GT Jam atau naik 128,88 persen terhadap pencapaian sampai dengan Januari - November 2022.
Selain itu, SPJM juga membukukan prestasi yang baik dalam peraihan kinerja jasa utilitas berupa penyediaan air dan listrik.
Hingga November 2023, kinerja air bersih mencapai 813.004 ton atau naik 116,09 persen terhadap pencapaian Januari - November 2022.
Demikian pula layanan listrik, kinerja sampai dengan November 2023 mencapai 161,78 Juta KWH atau naik 113,36 persen terhadap pencapaian Januari - November 2022.
Rachmat mengatakan layanan berkinerja cemerlang tahun ini adalah pemanduan dan penundaan, serta jasa utilitas ...