Jakarta (ANTARA) - PT Pos Indonesia (Persero) sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran bantuan cadangan beras pemerintah (CBP) menjamin keandalan dalam pendistribusian hingga ke masyarakat penerima bantuan pangan (PBP).
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Tonggo Marbun mengatakan dalam penyaluran bantuan tersebut pemerintah melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog menggandeng Pos Indonesia karena dinilai mampu menyalurkan bantuan dengan cepat, tepat dan akuntabel.
"Dengan ketersediaan cabang kantor pos di lebih dari 4.800 lokasi se-Indonesia, Pos Indonesia mampu menyalurkan bantuan hingga ke pelosok wilayah 3T (terluar, terdepan, tertinggal)," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.
Dalam menyalurkan bantuan, lanjutnya, Pos Indonesia menjalankan strategi mengerahkan tenaga juru bayar dengan menerapkan tiga metode, yaitu disalurkan di kantor pos, dibagikan di komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah penerima (door to door) bagi yang sedang sakit, lansia, maupun disabilitas.
"Ketiga metode tersebut terbukti efektif karena mampu menjangkau semua penerima dan penyaluran dapat diselesaikan tepat waktu," katanya.
Selain itu, menurut Tonggo Marbun untuk memaksimalkan penyaluran bantuan dilakukan dengan memanfaatkan multimoda transportasi darat, laut dan udara, serta melibatkan tenaga kerja lokal guna mempercepat penyampaian kepada yang berhak menerima.
Baca juga: Pos Indonesia berkomitmen terus berinovasi masuki usia 277 tahun
Baca juga: Pos Indonesia salurkan bansos PKH-BPNT ke 5.340 warga Wondama Papua
Petugas Pos juga mampu mengoptimalkan jejaring pemerintahan daerah untuk berkoordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun pihak keamanan pada level provinsi hingga level RT guna menjamin kelancaran dan keamanan selama proses penyaluran bantuan.
Selain strateg...