Jakarta -
Untuk menurunkan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menerapkan inovasi teknologi wolbachia. Efektivitas teknologi ini telah diteliti sejak 2011 oleh World Mosquito Program (WMP) dan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.
Peneliti Universitas Gadjah Mada Adi Utarini menerangkan teknologi yang digunakan bukan kategori dari rekayasa genetika. Wolbachia merupakan bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk.
Wolbachia tidak dapat bertahan hidup di luar sel tubuh serangga dan tidak bisa mereplikasi diri tanpa bantuan serangga inangnya. Ini merupakan sifat alami dari bakteri wolbachia. Wolbachia sendiri telah ditemukan di dalam tubuh nyamuk aedes albopictus secara alami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bakteri wolbachia maupun nyamuk sebagai inangnya bukanlah organisme hasil dari modifikasi genetik yang dilakukan di laboratorium. Secara materi genetik baik dari nyamuk maupun bakteri wolbachia yang digunakan, identik dengan organisme yang ditemukan di alam," ungkap Uut dalam keterangan tertulis, Selasa (21/22/2023).
"Wolbachia secara alami terdapat pada lebih dari 50 persen serangga, dan mempunyai sifat sebagai simbion (tidak berdampak negatif) pada inangnya. Selain itu, analisis risiko yang telah dilakukan oleh 20 ilmuwan independen di Indonesia menyimpulkan bahwa risiko dampak buruk terhadap manusia atau lingkungan dapat diabaikan," lanjutnya.
Dia menjelaskan di Indonesia sendiri, teknologi wolbachia yang digunakan diimplementasikan dengan metode 'penggantian', di mana baik nyamuk jantan dan nyamuk betina wolbachia dilepaskan ke populasi alami.
Tujuannya, agar nyamuk betina kawin dengan nyamuk setempat dan menghasilkan anak-anak nyamuk yang mengandung wolbachia. Pada akhirnya, hampir seluruh nyamuk di populasi alami akan memiliki wolbachia.
Ia meneruskan wolbachia berperan dalam memblok replikasi virus dengue di dalam tubuh nyamuk. Akibatnya, nyamuk yang mengandung wolbachia tidak lagi mampu untuk menularkan virus dengue ketika nyamuk tersebut menghisap darah orang yang terinfeksi virus dengue.
Mengingat wolbachia terdapat dalam telur nyamuk, maka bakteri ini akan diturunkan dari satu generasi ...