Jakarta -
Bukan cuma membantu penurunan berat badan dan mencegah obesitas, diet yang tepat juga bisa meningkatkan potensi hidup panjang umur. Sebab dengan pola makan yang tepat, risiko penyakit kronis yang melemahkan fisik seseorang di usia lanjut bisa ditekan.
Namun sebagaimana dijelaskan oleh ahli gizi dan epidemiolog, Frank Hu, diet yang tepat idealnya tidak bersifat kaku. Artinya agar berlangsung konsisten dan hasilnya optimal, diet seharusnya tidak bersifat 'menyiksa'. Dengan begitu, orang yang menjalani tetap bisa mengkonsumsi makanan utuh yang disukai dengan pola makan sehat yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Pada dasarnya menurut Hu, diet yang tepat umumnya menekankan banyaknya asupan makanan utuh dan makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Bersamaan dengan itu, idealnya asupan makanan olahan, makanan ringan, dan minuman bersoda dikurangi.
"Itulah cara untuk benar-benar meningkatkan kenikmatan mereka dan juga kepatuhan jangka panjang terhadap pola makan," ungkap Hu dikutip dari lama Harvard School of Public Health, Selasa (16/1/2024). Seraya ia menegaskan, agar efek diet berlangsung optimal, penting untuk seseorang menjalani program dietnya secara fleksibel sembari tetap menikmati pola makan yang sehat.
Lantas biar program diet efektif menurunkan berat badan sekaligus menambah potensi hidup panjang umur, apa saja yang harus diterapkan? Begini penjelasan Hu lebih lanjut dikutip dari CNBC:
1. Perbanyak Makanan Utuh, Kurangi Makanan Instan
"Pertama-tama, fokuslah pada makanan utuh dan minimal olahan, terutama makanan nabati," kata Hu. Sembari ia menyarankan, perbanyak asupan makanan nabati seperti buah, sayur, biji dan kacang-kacangan dalam menu makan sehari-hari.
"Pola pola makan tersebut telah terbukti mengurangi risiko penyakit kronis se...