Loading

Ilmuwan Klaim Temukan Petunjuk Kiamat! Matahari Akan Membesar 100 Kali Lipat, Kapan?

Article Adcode

Liputan6.com, Jakarta - Kiamat adalah keniscayaan karena pasti terjadi. Agama-agama samawi meyakini bahwa kiamatakan tiba dan menjadi akhir dunia.

Dalam Islam, kiamat bahkan menempati bagian penting aqidah. Percaya hari kiamat adalah salah satu rukun iman.

Berangkat dari kepercayaan agama ini, ilmuwan dunia meneliti kebenaran teori terjadinya kiamat. Terbukti kemudian, lahir berbagai skenario terjadinya kiamat.

Beberapa di antaranya bahkan sangat mirip dengan yang disebut dalam Al-Qur'an maupun hadis. Misalnya, gempa besar, hujan meteor/asteroid, kemarau panjang atau perubahan iklim, dan lain sebagainya.

Soal teori terjadinya kiamat, ilmuwan Eropa, dari KU Leuven Institute of Astronomy, juga memiliki teori matinya matahari. Sebelum kematian totalnya, matahari akan membakar unsur-unsur lebih berat dalam inti fusinya yang membuat matahari membesar 100 kali lipat.

Bisa dibayangkan kondisi panasnya suhu saat itu yang bahkan sampai membuat bumi terkelupas dan menjadi akhir dunia.

Teori ini didukung fakta kematian bintang lain mirip matahari yang sudah terjadi, yakni L2 Puppies. Berikut ulasannya, mengutip Space.com via kanal Global Liputan6.com, Rabu (17/1/2024).

Simak Video Pilihan Ini:

Keunggulan Lemon Keraton Jawa Menandingi Lemon Mandarin

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan