Bisnis.com, JAKARTA— PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN) bicara soal prospek pembagian dividen tahun buku 2023.
Laba perusahaan pada 2023 saat ini masih dalam tahap finalisasi dengan pihak auditor. Namun sebagai indikasi, Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan laba perusahaan bisa mencapai kisaran Rp800 miliar pada 2023.
Peningkatan tersebut didorong oleh tiga faktor utama yakni pemulihan dari asset write off, peningkatan pembiayaan baru sebanyak 20%, serta efisiensi biaya. Oleh sebab itu, pihaknya optimistis terkait pembagian dividen CFIN untuk tahun buku 2023.
“Prospeknya cukup baik, tetapi kembali, keputusan ada di pemegang saham utama,” kata Harjanto saat dihubungi Bisnis, Sabtu (20/1/2024).
Meski keputusan pembagian dividen tersebut berada di pemegang saham utama yang nantinya akan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), pihak manajemen tetap mengajukan usulan.
Pada tahun lalu, CFIN diketahui membagikan dividen tunai Rp398,4 miliar atau Rp100 per saham untuk tahun buku 2022. Jumlah tersebut setara dengan 128% dari laba bersih yang dibukukan pada 2023 yakni Rp310,72 miliar.
Angka tersebut terbilang cukup besar, terlebih perseroan memilih untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2021.
Harjanto pun kala itu membeberkan pertimbangan perseroan memilih untuk membagikan dividen sebesar 128% dari laba tahun buku 2022. Menurutnya salah satu pertimbangan yakni laba perusahaan yang melesat 571,02% secara tahunan dari pe...