Dalam Islam, digambarkan bahwa wanita saleha yang taat kepada Rabb-nya Allah Azza wa jalla dan suaminya yang mukmin ternyata memiliki kecantikan di surga melebihi kecantikan para bidadari. Foto ilustrasi/ist
Sering disebutkan bahwa wanita saleha lebih cantik daripada bidadari surga, benarkah demikian? Adakah dalil yang menjelaskannya?
Selama ini, potret kecantikan abadi seringkali digambarkan seperti bidadari surga yang cantik jelita tiada tara. Namun dalam Islam, digambarkan bahwa wanita saleha yang taat kepada Rabb-nya Allah Azza wa jalla dan suaminya yang mukmin ternyata memiliki kecantikan di surga melebihi kecantikan para bidadari.
Kenapa demikian? Hal itu dikarenakan, wanita saleha selalu mendirikan salat, puasa, ikut bertanggung jawab dalam dakwah dan iman. Syaikh Mahmud Al-Misri dalam kitabnya 'Rihlah Ila Ad-Dar Al-Akhirah' menjelaskan kecantikan muslimah yang taat ini akan 70 kali lipat jauh melebihi bidadari di surga nanti, dengan syarat ia pandai bersabar dan taat kepada Allah dan beriman kepadanya.
Al-Hafizh Ibnul Qayyim menyebutkan dalam sebuah hadis shahih dalam Musnad Imam Ahmad, bahwa ketika seorang suami beristrikan Hur’ain (bidadari), kemudian pada saat itu akan datang seorang wanita lain yang kecantikan dan keelokannya mampu membuat seorang Raja melupakan wanita-wanita lainnya.
Siapakah perempuan itu? Ternyata wanita tersebut adalah istrinya dahulu kala di dunia. "Itulah keistimewaan para istri di surga, dia akan menjadi Ratu dari para Hur’ain (bidadari surga).
Lalu Ibnul Qayyim mengatakan, “Apakah seorang Raja pernah memikirkan para pelayannya di ahadapan Ratunya?” Tentu tidak....