Liputan6.com, Penang - Insiden bangunan runtuh terjadi di Malaysia, tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Tim penyelamat masih mencari empat pekerja yang hilang yang diyakini terjepit di bawah reruntuhan bangunan yang sedang dibangun runtuh sekitar pukul 21.45 pada Selasa 28 November 2023.
Wakil kepala polisi Penang Mohamed Usuf Jan Mohamad mengatakan sejauh ini tim penyelamat telah menemukan lima dari sembilan pekerja yang diyakini terjebak.
"Sebuah balok berukuran panjang sekitar 12 meter dan berat sekitar 14 ton telah jatuh dan merobohkan 14 balok lainnya dalam kejadian di lokasi tersebut," kata Wakil Komisaris Mohamed Usuf seperti dikutip dari The Straits Times, Rabu (29/11/2023).
"Ada 18 pekerja yang ditugaskan di lokasi tersebut. Tak satu pun dari mereka yang keluar untuk salat pada saat itu. Sejauh ini kami telah mengidentifikasi tiga korban meninggal – dua meninggal di tempat kejadian dan satu lagi meninggal di rumah sakit," tutur Mohamed Usuf.
"Dua korban lainnya yang mengalami luka serius telah dikirim ke Rumah Sakit Penang untuk perawatan. Kami yakin masih ada empat korban lagi yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan," sambung Mohamed Usuf.
Dia menambahkan, seluruh pekerja adalah warga negara Bangladesh.
Wakil direktur Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Penang Malaysia Zulfahmi Sutaji mengatakan upaya penyelamatan sulit dilakukan karena beratnya struktur yang terlibat.
"Kami membutuhkan mesin besar untuk memindahkan bangunan berat dan mengakses korban," katanya.
"Unit K-9 telah dipanggil untuk membantu mendeteksi para korban di lokasi yang ukurannya kira-kira sebesar lapangan basket."
Laporan awal Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menyebutkan sedikitnya sembilan pekerja terjebak di bawah reruntuhan.
Pekerjaan pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung.
Diberitakan pada Maret 2022, Titijaya Land dan DHL Supply Chain (Malaysia) menandatangani nota kesepakatan untuk mengembangkan kompleks logistik di Bayan Lepas.
Ini akan terdiri dar...