Jakarta -
Konsumsi kacang-kacangan tergolong sehat karena kaya nutrisi. Lalu jika makan kacang tiap hari, apa yang bakal terjadi pada tubuh? Begini efeknya.
Saat membicarakan diet atau pola makan sehat, kacang-kacangan selalu dibahas. Jenis makanan nabati ini kerap jadi pilihan camilan sehat karena nutrisi yang kaya di dalamnya.
Kacang-kacangan seperti walnut, almond, pistachio, hingga kacang mete mengandung serat, protein, dan lemak sehat. Kombinasi nutrisi itulah yang membuat kacang ideal dijadikan camilan.
Tiap jenis kacang juga sebenarnya punya keunggulan nutrisi, contohnya almond mengandung vitamin E paling banyak di antara jenis kacang lain. Namun secara umum, vitamin dan senyawa di dalam kacang cukup serupa.
Eat This, Not That! (14/11/2023) pun merangkum penjelasan ahli gizi soal 7 hal yang bakal terjadi saat kamu makan kacang-kacangan tiap hari:
1. Dapat asupan antioksidan berlimpah
Saat ngemil kacang, artinya kamu memberikan pasokan antioksidan berlimpah ke tubuh. Ahli gizi Lauren Manaker menyoroti pistachio merupakan jenis kacang dengan kapasitas antioksidan tinggi.
Jumlahnya bahkan mirip dengan antioksidan yang terkandung dalam blueberry, delima, cherry, dan red wine. Manaker mengatakan asupan antioksidan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal.
2. Bantu cukupi kebutuhan nutrisi lain
Konsumsi kacang walnut meningkatkan asupan asam lemak omega 3 hingga serat. Foto: iStock
Konsumsi kacang-kacangan juga membantu mencukupi kebutuhan serat harian. Manaker mengatakan serat kerap kali terlupakan pemenuhannya dibanding nutrisi lain, padahal punya peran yang tak kalah penting.
Selain itu, penelitian terbaru menunjukkan konsumsi kacang walnut meningkatkan profil asupan nutrisi secara keseluruhan. "Termasuk meningkatkan asupan asam lemak omega 3, serat, dan beberapa vitamin dan mineral," kata Manaker. Penelitian itu menemukan hanya dengan mengganti 15% asupan daging dengan kacang walnut bisa membuat seseorang merasakan manfaat tersebut.
3. Menjaga kesehatan otak
Keseh...