Liputan6.com, Jakarta - Bumi ini kaya akan beragamnya alamnya, dan tiap negara memiliki ciri khas biologisnya. Sebagai salah satu dari sepuluh negara yang memiliki keanekaragaman hayati paling besar, Indonesia menampilkan pesona alam yang luar biasa serta ragam spesies yang menakjubkan.
Dalam penilaian global, Indonesia berada pada peringkat kedua berdasarkan Global Biodiversity Index. Peran Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia menunjukkan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan upaya-upaya berkelanjutan dalam pelestarian alam.
Global Biodiversity Index menghitung keanekaragaman dengan memperhitungkan enam kelompok organisme hidup, termasuk tumbuhan berpembuluh, mamalia, reptil, burung, amfibi, dan ikan. Penilaian ini membandingkan jumlah spesies dari setiap kelompok yang ada di suatu negara untuk mendapatkan skor keanekaragaman hayati.
Namun, sistem penilaian ini memiliki keterbatasan, seperti tidak memasukkan kelompok besar seperti invertebrata. Selain itu, faktor-faktor seperti tingkat endemisme, variasi dalam satu spesies, luas wilayah negara, dan letak geografisnya tidak dihitung dalam penilaian ini.
Berikut ini 10 negara dengan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia termasuk Indonesia, berdasarkan Global Biodiversity Index oleh TheSwiftest, merangkum dari World Atlas, Rabu (6/12/2023):
1. Brasil - 512,34
Jumlah jenis burung: 1.816
Jumlah spesies amfibi: 1.141
Jumlah jenis ikan: 4.738
Jumlah spesies mamalia: 693
Jumlah spesies reptilia: 847
Jumlah spesies tumbuhan berpembuluh: 34.387
Brasil, yang merupakan negara terbesar kelima di dunia dan terbesar di Amerika Selatan, memiliki zona iklim dan lingkungan yang beragam. Keadaan ini membantu Brasil menjadi salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.
Negara ini menjadi tempat tinggal bagi sekitar 15 hingga 20 persen dari seluruh keanekaragaman hayati di dunia. Yang lebih menakjubkan lagi, keanekaragaman hayati...